Kata Kata Jokowi : Kumpulan Mutiara Bijak Penuh Makna dari Joko Widodo



Kata Kata Joko Widodo | Kata Kata Bijak Joko Widodo | Kata Kata Mutiara Joko Widodo | Kata Kata Motivasi Joko Widodo | Quotes Joko Widodo | Caption Ig Joko Widodo

Kata Kata Joko Widodo


Selamat datang di KLIK KATA, sebuah media online yang banyak menyajikan berbagai macam tema kata bijak, kata mutiara, inspirasi, nasehat, quotes, dan sejenisnya.

Postingan yang anda cari ini, sangat cocok untuk dijadikan status wa, caption instagram, status facebook, tweet twitter, dan status media sosial lainnya.

Selamat membaca dan selamat berbagi manfaat jika anda membagikannya ….


Kata Kata Joko Widodo : Kumpulan Mutiara Bijak Yang Penuh Makna


Bukan kesulitan yang membuat kita takut. Seringkali, ketakutanlah yang membuat jadi sulit. Jadi, jangan mudah menyerah.

Jangankan hujan deras yang hanya berupa curahan air, hujan kata cemoohan pun kita hadapi. Bersama rakyat, kita jadi kuat!

Hal yang paling membahagiakan, adalah keluarga. Sayangi keluarga apapun perbedaannya.

Ternyata, semut tidak selalu kalah dengan gajah.

Penyebaran berita bohong dapat menyebabkan perpecahan bangsa. Jadi ya hati-hati. Entah motifnya ekonomi, motif politik — tidak boleh seperti itu.

Jangan lagi berburuk sangka terhadap saudara-saudara kita, saling menjelek-jelekkan antar saudara-saudara kita, saling mencemooh diantara kita sebagai bangsa, berprasangka buruk satu sama lain, saling mencela dan saling memfitnah diantara kita.

Kita tidak ingin ada penurunan kualitas demokrasi kita.

Hukum jangan sampai bisa diperjualbelikan. Jangan diperdagangkan.

Jangan lupakan bahasa ibu.

Butuh keberanian: mencabut kumis harimau.

Mulailah sebuah perjalanan dengan tujuan akhir yang jelas.

Jangan berhenti sebelum lelah.

Saya hanyalah SEMUT yang harus melawan GAJAH-GAJAH yang punya segalanya.

Otak sebagai sumber pikiran harus selalu terkoneksi dengan hati, hati yang bersih dan pikiran yang jernih akan hasilkan ide-ide besar yang mampu mengubah kehidupan.

Kita harus jaga kerukunan antar umat beragama. Kita adalah saudara, satu bangsa, satu tanah air.

Mari gotong royong dan terus fokus bekerja untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, mengurangi ketimpangan dan menurunkan angka kemiskinan. Kita tidak boleh berhenti bekerja untuk menghadirkan Pancasila.

Menghormati guru, seperti menghormati orang tua sendiri. Itulah nilai-nilai bangsa Indonesia yang harus kita jaga.

Kerjakan dengan bahasa cinta, karena itu yang diinginkan setiap orang terhadap dirinya, cinta akan membawa pertanggungjawaban, masyarakat akan disiplin sendiri jika ia sudah mengenal bagaimana ia mencintai dirinya, lingkungan dan Tuhan.

Dihina dan difitnah tak akan membuat kita tumbang, karena kebenaran selalu akan menemukan jalannya sendiri untuk keluar ke tempat terang.